Senin, 07 September 2015

Pemeriksaan PC Melalui Diagnosa Sistem



Pemeriksaan PC Melalui Diagnosa Sistem



Untuk memeriksa kondisi hardware pada komputer perlu dilakukan diagnosa. Pada komputer dikenal tiga jenis diagnosa, yaitu :
·                     POST (Power-On Self-Test)
·                     Diagnosa umum (routine)
·                     Diagnosa mencari dan memecahkan kerusakan
1. Langkah-langkah POST
Setiap kali komputer dihidupkan secara otomatis akan memulainya dengan langkah diagnosa yang dikenal dengan POST. POST ini akan memeriksa dan menguji semua komponen-komponen sistem. Jika saat POST terjadi problem, suatu pesan akan disampaikan pada pengguna. Pesan tersebut dapat berupa : pesan tampilan di layar, suara beep, atau kedua-duanya. Indikasi dari adanya masalah sewaktu POST dinyatakan :
·                     Kode kesalahan   : dua sampai lima digit angka
·                     Pesan kesalahan : pesan singkat dalam bahasa Inggris (ada beberapa
pesan yang menunjukkan problemnya)
·                     Kode beep             : suara beep berurutan
Dengan sangat bervariasinya pabrik pembuat motherboard dan ROM BIOS maka kode beep yang diberikan juga bervariasi artinya untuk kerusakan yang sama akan diberikan kode beep yang berbeda yang dikarenakan adanya perbedaan pabrik pembuat ROM BIOS atau motherboard. Pengujian semua memori termasuk dalam langkah POST ini. Lamanya pengujian tergantung dari besar kecilnya kapasitas memori yang terpasang. Akan tetapi POST tidak mengecek semua peralatan tambahan/perluasan seperti : printer, modem, dsb.
Adapun langkah-langkah POST adalah sbb :

1.                  Tes CPU: interupsi ditutup, pengetesan flag internal, dan pengetesan register internal
2.                  Test checksum ROM BIOS: pengetesan checksum ROM BIOS. Hasil checksum LSB harus nol.
3.                  Tes Timer 1: Timer 1  8253 diprogram pada operasi mode 2, pengecekan pada akses dasar pencacah,   pengecekan pada pencacah.
4.                  Tes DMAC: pengetesan pada semua saluran register alamat dan register pencacah DMA, inisialisasi saluran 0 DMA, inisialisasi timer 1, memulai siklus memori refresh.
5.                  Tes 16 KB DRAM: pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH, 55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali.
6.                  Inisialisasi Interrupt controller: control word dikirim untuk inisialisasi mode interrupsi, pengesetan vector interupsi di memori.
7.                  Tes Interrupt controller: seting dan pengesetan ulang register interupsi, menempat-kan  stack-stack kesalahan interupsi.
8.                  Inisialisasi Timer 0: timer 0 diinisialisasi pada operasi mode 3, cek timer 0.
9.                  Tes CRT controller: inisialisasi CRT controller, test RAM video, cek sebagian parity error, setup mode video melalui pembacaan konfigura-si, pengujian pewaktuan dan signal sinkronisasi gambar.
10.              Tes DRAM di atas 16KB:  pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH, 55H, FFH,   01H, 00H tulis dan baca kembali, jika ada kesalahan akan ditampil-kan alamat kesalahan dan data di layar.
11.              Tes Keyboard: cek keyboard dengan kondisi keyboard reset, cek penekanan kunci pada keyboard.
12.              Tes Disk drive: cek semua card adapter disket dan disk drive yang terpasang, POST memanggil sistem operasi dari disk.
Langkah-langkah POST di atas dapat diringkas sebagai berikut :
1.                  Test 1 (Basic System): cek power supply, MPU, bus, dan ROM (langkah a-b)
2.                  Test 2 (Extended System):  cek system timer, DMAC, 16KB lokasi awal DRAM dan PIC (langkah  c-h)
3.                  Test 3 (Display): cek sistem pengendali signal video pada card monitor dan VRAM (langkah  i)
4.                  Test 4 (Memory):  cek lokasi DRAM di atas 16KB dengan disampling / dicuplik (langkah  j)
5.                  Test 5 (Keyboard): cek keyboard (langkah  k) f) Test 6 (Drive): cek adapter card dan peripheral disk drive dan
hard disk (langkah  l)
2. Pesan Kesalahan Selama POST
1.                  Test 1 (Basic System Error), sistem terhenti dengan tanpa tampilan dan suara beep, walaupun kursor mungkin nampak.
2.                  Test 2 (Extended System Error), satu suara beep panjang diikuti dengan satu suara beep pendek, dan eksekusi POST terhenti.
3.                  Test 3 (Display Error), satu suara beep panjang diikuti dengan dua suara beep pendek, dan POST melanjutkan dengan test berikutnya.
4.                  Test 4 (Memory Error), ada tampilan angka yang menunjukkan kode kesalahan.
5.                  Test 5 (Keyboard Error), ada tampilan angka yang menunjukkan kode kesalahan.
6.                  Test 6 (Drive Error), ada tampilan angka 601, 1780, atau 1781 yang menunjukkan kode kesalahan.
Troubleshooting Motherboard
Untuk mencari atau menentukan jenis kerusakan yang ada pada PC diperlukan pemeriksaan terhadap kondisi hardware pada komputer. Pemeriksaan ini meliputi : POST (Power-On Self-Test), diagnosa umum (routine), dan diagnosa mencari dan memecahkan kerusakan. Dari hasil pemeriksaan ini maka akan diketahui lokasi kerusakan dan jenis komponen yang rusak untuk kemudian dilakukan perbaikan terhadap bagian yang mengalamai kerusakan tersebut.
1.  Troubleshooting Motherboard
a). Permasalahan yang mungkin terjadi
Sistem komputer terdiri dari motherboard, daughter boards, power supply, floppy drives, monitor, keyboard, dan beberapa peralatan yang terhubung melalui konektor dan kabel. Masalah dalam satu peralatan akan berpengaruh terhadap operasi peralatan lainnya dan kadang-kadang  mengganggu sistem operasi. Pengecekan berikut akan membantu memecahkan masalah.
·                     ‹ Cek sambungan kabel power supply utama dan kabel tegangan DC.
·                     ‹ Cek sambungan kabel keyboard.
·                     ‹ Cek sambungan kabel monitor dan kabel daya monitor.
·                     ‹ Cek konfigurasi setting CMOS ‹ Cek sambungan kabel power dan kabel data drive.
·                     ‹ Cek semua daughter board  atau card yang terpasang pada slot
I/O
·                     ‹ Cek sambungan saklar reset
·                     ‹ Cek posisi kunci keyboard
·                     ‹ Cek semua IC yang terpasang
·                     ‹ Cek disket boot di drive A
·                     ‹ Cek sambungan speaker
Setelah semua pengecekan dilakukan, hidupkan saklar power dan cari pesan kesalahan POST. Dari pesan POST permasalahan dapat dilokalisir dan diperbaiki. Ketika POST tidak dapat berjalan, maka masalah terjadi pada motherboard dan rangkaian didalamnya. Dengan mengecek signal pada slot I/O masalah kerusakan pada motherboard dapat diidentifikasi sebab semua signal CPU terhubung ke slot I/O.
b).  Procedure Diagnosa dan Troubleshooting
Cek Power Supply
Cek level tegangan power supply pada slot I/O
Diagnosa
‹ Apakah card utama tersambung dengan baik ?
‹ Apakah kipas power supply berputar ?
‹ Apakah sambungan P8 dan P9 tersambung dengan baik ?
Jika level tegangan tidak ada pada pin sambungan P8 dan P9 power supply, maka permasalahan ada pada rangkaian power supply. Perbaiki power supply dengan cara mengganti dengan power supply yang baru.
Cek Signal clock
Ukur signal CLK, OSC, PCLK, RESET DRV, I/O CH RDY, I/O CH CHK pada pin slot I/O dengan memakai logic probe atau osiloskope.
Diagnosa
·                     Jika tidak ada signal CLK, OSC, PCLK, cek kristal dan rangkaian pembangkit clock.
·                     Jika RESET DRV selalu tinggi, periksa signal power good, rangkaian power on reset dan kondisi saklar reset manual.
·                     Jika tidak ada signal  I/O CH RDY dan  I/O CH CHK lepas dan periksa semua daughter boards. Jika masih bermasalah, permasalahan ada pada motherboard dan tempat rangkaian. Cara perbaikannya adalah gantilah motherboard tersebut dengan motherboard yang baru.
Cek CPU dan DMA
Cek signal ALE, MEMR, MEMW, IOR, IOW, AEN dengan memakai logic probe atau osiloskope.
Diagnosa
·                     Apabila signal ALE, MEMR, MEMW, IOR, IOW bukan pulsa, cek motherboard bagian CPU
·                     Apabila signal AEN bukan pulsa, cek bagian DMA.
Cara perbaikannya adalah gantilah motherboard tersebut dengan motherboard yang baru.
Cek Cek Keyboard
·                     Cek signal KBCLK, KBDATA pada keyboard
·                     Reset sistem dan tekan kunci pada keyboard cek signal pada
jalur data keyboard
Diagnosa
Jika KBCLK dan KBDATA ada dari keyboard kerusakan ada pada jalur motherboard. Cara perbaikannya adalah gantilah motherboard tersebut dengan motherboard yang baru. Jika KBCLK dan KBDATA tidak ada dari keyboard kerusakan ada pada keyboard.
Troubleshooting power supply
Pengecekan secara umum fungsi power supply adalah:
1. Untuk jenis TX
Jika saklar power dihidupkan, maka kipas akan berputar, tegangan pada soket P8 dan P9 bila diukur dengan memakai voltmeter. Khusus untuk signal power good jika diukur dengan voltmeter akan bertegangan +5V sesaat kemudian turun menjadi mendekati 0V ketika saklar power dihidupkan.
2. Untuk jenis ATX
Jika saklar power dihidupkan atau kabel daya dicolokkan, maka kipas diam, semua tegangan pada soket bila diukur dengan memakai voltmeter akan nol, kecuali pada pin 9 adalah +5V sebagai sumber tegangan pada posisi stanby. Jika pin  14 dihubungkan sesaat dengan pin 9 dengan memakai kabel, maka kipas akan berputar, tegangan pada setiap pin soket 20 bila diukur dengan memakai voltmeter. Khusus untuk signal power good jika diukur dengan voltmeter akan bertegangan +5V sesaat kemudian turun menjadi mendekati 0V ketika power dihidupkan.
3. Kemungkinan Kerusakan
Mati total (tidak ada tegangan keluaran pada semua pin) Tegangan keluaran tidak stabil Tegangan keluaran +12V lebih besar Tegangan keluaran +12V drop Tidak ada tegangan keluaran +5V Tidak ada signal tegangan pada power good
4. Procedure dan troubleshooting
Cek keberadaan sumber tegangan dari jala-jala, jika tidak ada (berarti kerusakan ada pada sumber tegangan/mati perbaiki jalajala/tunggu hingga hidup), jika ada lakukan pengecekan berikutnya.
Cek kabel power dan konektor dengan memakai multimeter.  Jika putus sambung/ganti dengan kabel yang masih baik, jika baik lakukan pengecekan berikutnya.
Cek kipas apakah berputar, jika ya/tidak lakukan pengecekan berikutnya.
Cek semua pin tegangan keluaran DC pada konektor, jika normal dan kipas tidak berputar periksa kabel dan konektor kipas jika baik ganti kipas, jika tidak ada tegangan keluaran lakukan pengecekan berikutnya.
Cek saklar on/off pada power supply. Jika rusak ganti dengan yang baik, jika baik ganti power supply yang baik atau lakukan pengecekan berikutnya.
Cek soldiran, jalur, sambungan komponen, dan komponen elektronik (komponen aktif : Dioda, transistor atau SCR dan komponen pasip : resistor, kapasitor, PTC, sekering).Jika ada yang rusak ganti dengan yang baik.
Jika tegangan tidak stabil kemungkinan kerusakan pada kondensator elektronik setelah dioda penyearah dari sumber 110/220V.
Jika Tegangan keluaran +12V naik/drop kemungkinan kerusakan pada kondensator elektrolit pada jalur ini atau IC regulator.
Jika Tegangan keluaran +5V tidak ada kemungkinan kerusakan pada dioda penyearah atau kondensator elektrolit pada jalur ini atau IC regulator.
Signal power good tidak ada kemungkinan kerusakan ada pada rangkaian power good berupa kerusakan kondensator elektrolit/diode/transistor/resistor.
Troubleshooting Keyboard
Keyboard Beberapa model keyboard, yaitu :
·                     83-Key PC Keyboard
·                     84-Key AT Keyboard
·                     84-Key Space-Saving Keyboard
·                     101-Key Keyboard
·                     Other Keyboard Styles
Setiap tombol/kunci pada keyboard IBM dinyatakan dengan empat pengenal :
·                     Karakter yang diperlihatkan pada permukaan penutup kunci
·                     Kode karakter dari  setiap karakter penutup kunci
·                     Kuncinya kode pembacaan
·                     Angka desimal tempat kunci
Kunci-kunci pada keyboard dapat terganggu atau tidak berfungsi karena :
·                     tersumbat kotoran
·                     per atau plat saklarnya lemah
·                     jalurnya putus
·                     rusaknya chip yang ada didalamnya
Untuk mengatasi hal tersebut, maka keyboard perlu dirawat dengan cara :
1) menghindari masuknya kotoran dan binatang ke keyboard
2) memberikan sirkulasi udara yang cukup pada keyboard Jika terjadi gangguan, maka langkah-langkah yang harus dilakukan, yaitu:
·                     melepas penutup kunci
·                     membersihkan semua kotoran yang ada di dalamnya
·                     memperbaiki per atau plat kunci yang terganggu
·                     menutup kembali penutup kunci seperti semula
Troubleshooting Keyboard Bag-2
·                     Pengecekan secara umum fungsi keyboard adalah :
·                     Periksa saklar XT/AT (saklar harus pada posisi AT untuk sambungan ke sistem AT)
·                     Periksa kunci keyboard pada panel depan sistem apakah dalam kondisi terbuka
·                     Periksa sambungan dan kabel keyboard apakah tersambung baik dengan sistem board. Sambungan yang kurang baik akan menimbulkan masalah.
·                     Periksa nyala LED pada keyboard selama power on apakah berkedip
Kemungkinan Kerusakan :
·                     Keyboard tidak beroperasi penuh
·                     Beberapa kunci tidak berfungsi
·                     Kunci rusak atau tertekan
·                     Kerusakan interface keyboard
·                     Kerusakan konektor keyboard
·                     Kerusakan kabel keyboard
Procedure dan troubleshooting :
1) Kerusakan keyboard pada Mikrokontroller keyboard, soldiran komponen pasif pada keyboard kering, jalur PCB pada keyboard putus. Atau dapat juga disebabkan oleh rangkaian interface dalam unit sistem rusak. Untuk mengisolasi daerah kerusakan dengan mudah dapat dilakukan dengan cara menyambungkan keyboard yang baik ke unit sistem, jika masalahnya hilang maka kerusakan pada keyboard dan jika tidak maka kerusakan pada rangkaian interface di unit sistem.
2) Rangkaian logika pendekode baris atau kolom dalam keyboard atau jalur PCB putus atau soldiran kering atau kontak lepas. Masalah ini dapat diselesaikan dengan mengganti keyboard yang baik.
3) Pir saklar putus atau tertekan. Untuk itu perlu diganti.
4) Chipset keyboard pada motherboard. Untuk ini ganti IC chipset
(SMD IC) atau ganti motherboard yang baik.
5) Kerusakan akibat putus tertarik atau frekuensi penggunaan. Untuk
itu ganti konektor keyboard.
6) Kabel keyboard putus dicek dengan memakai multimeter, kemudian
disambung.
Pemakaian Software Diagnostik
Untuk pengetesan fungsi keyboard dapat memakai software checkit, QA plus, PC tools, dan Norton utilities. Fasilitas yang diberikan pada software ini adalah pengecekan ditekan atau tidak tombol-tombol kunci keyboard.

1) Troubleshooting Motherboard
a) Permasalahan yang mungkin terjadi
Sistem komputer terdiri dari motherboard, daughter boards, power supply, floppy drives, monitor, keyboard, dan beberapa peralatan yang
terhubung melalui konektor dan kabel. Masalah dalam satu peralatan akan berpengaruh terhadap operasi peralatan lainnya dan kadangkadang
mengganggu sistem operasi. Pengecekan berikut akan membantu memecahkan masalah.
¬ Cek sambungan kabel power supply utama dan kabel tegangan DC.
¬ Cek sambungan kabel keyboard.
¬ Cek sambungan kabel monitor dan kabel daya monitor.
¬ Cek konfigurasi setting CMOS
¬ Cek sambungan kabel power dan kabel data drive.
¬ Cek semua daughter board atau card yang terpasang pada slot I/O
¬ Cek sambungan saklar reset
¬ Cek posisi kunci keyboard
¬ Cek semua IC yang terpasang
¬ Cek disket boot di drive A
¬ Cek sambungan speaker
Setelah semua pengecekan dilakukan, hidupkan saklar power dan cari pesan kesalahan POST. Dari pesan POST permasalahan dapat
dilokalisir dan diperbaiki. Ketika POST tidak dapat berjalan, maka masalah terjadi pada motherboard dan rangkaian didalamnya. Dengan
mengecek signal pada slot I/O masalah kerusakan pada motherboard dapat diidentifikasi sebab semua signal CPU terhubung ke slot I/O.
b) Procedure Diagnosa dan Troubleshooting
12
(1) Cek 1. Power Supply
Cek level tegangan power supply pada slot I/O
Diagnosa
¬ Apakah card utama tersambung dengan baik ?
¬ Apakah kipas power supply berputar ?
¬ Apakah sambungan P8 dan P9 tersambung dengan baik ?
Jika level tegangan tidak ada pada pin sambungan P8 dan P9 power supply, maka permasalahan ada pada rangkaian power supply.
Perbaiki power supply dengan cara mengganti dengan power supply yang baru.
(2) Cek 2. Signal clock
Ukur signal CLK, OSC, PCLK, RESET DRV, I/O CH RDY, I/O CH CHK pada pin slot I/O dengan memakai logic probe atau
osiloskope.
Diagnosa
¬ Jika tidak ada signal CLK, OSC, PCLK, cek kristal dan rangkaian pembangkit clock.
¬ Jika RESET DRV selalu tinggi, periksa signal power good, rangkaian power on reset dan kondisi saklar reset manual.
¬ Jika tidak ada signal I/O CH RDY dan I/O CH CHK lepas dan periksa semua daughter boards. Jika masih bermasalah,
permasalahan ada pada motherboard dan tempat rangkaian. Cara perbaikannya adalah gantilah motherboard tersebut dengan
motherboard yang baru.
(3) Cek 3. CPU dan DMA
Cek signal ALE, MEMR, MEMW, IOR, IOW, AEN dengan memakai logic probe atau osiloskope.
Diagnosa
¬ Apabila signal ALE, MEMR, MEMW, IOR, IOW bukan pulsa, cek motherboard bagian CPU
¬ Apabila signal AEN bukan pulsa, cek bagian DMA.
Cara perbaikannya adalah gantilah motherboard tersebut dengan motherboard yang baru.
(4) Cek 4. Cek Keyboard
¬ Cek signal KBCLK, KBDATA pada keyboard
¬ Reset sistem dan tekan kunci pada keyboard cek signal pada jalur data keyboard
Diagnosa
Jika KBCLK dan KBDATA ada dari keyboard kerusakan ada pada jalur motherboard. Cara perbaikannya adalah gantilah motherboard
tersebut dengan motherboard yang baru.
Jika KBCLK dan KBDATA tidak ada dari keyboard kerusakan ada pada keyboard.
Troubleshooting Power Supply

1) Untuk jenis TX
Jika saklar power dihidupkan, maka kipas akan berputar, tegangan pada soket P8 dan P9 bila diukur dengan memakai voltmeter adalah
seperti pada table 3.1. Khusus untuk signal power good jika diukur dengan voltmeter akan bertegangan +5V sesaat kemudian turun
menjadi mendekati 0V ketika saklar power dihidupkan.
Gambar 1. Power Supply Jenis TX
Tabel 6. Tegangan Output Power Supply Jenis TX
ISA Systems : Multi-lead cable (all models) model 25 286
PC, XT, AT model 25 model 30 model 30 286
P1 (PS8 on AT) J7 P3 J7
1 power good † 1 power good 1 1 power good † same as model 25
2 n.c. (AT, +5V) 2 ground 2 ground
3 +12 V 3 +12 V 3 +12 V
4 -12 V 4 -12 V 4 -12 V
5 ground 5 ground 5 ground
6 ground 6 ground 6 ground
7 ground
P2 (PS9 on AT) 8 ground P4 J14
1 ground 9 -5 V 1 ground 1 ground
2 ground 10 +5 V 2 ground 2 ground
3 -5 V 11 +5 V 3 -5 V 3 +5 V
4 +5 V 12 +5 V 4 +5 V 4 +5 V
5 +5 V 5 +5 V 5 +5 V
6 +5 V 6 +5 V
Note : Pn, Psn dan Jn adalah label konektor pada system board. Pin 1 adalah pin paling samping pada unit system.

2) Untuk jenis ATX
Jika saklar power dihidupkan atau kabel daya dicolokkan, maka kipas diam, semua tegangan pada soket bila diukur dengan memakai
voltmeter akan nol, kecuali pada pin 9 adalah +5V sebagai sumber tegangan pada posisi stanby. Jika pin 14 dihubungkan sesaat dengan
pin 9 dengan memakai kabel, maka kipas akan berputar, tegangan pada setiap pin soket 20 bila diukur dengan memakai voltmeter adalah
seperti pada table 3.2. Khusus untuk signal power good jika diukur dengan voltmeter akan bertegangan +5V sesaat kemudian turun
menjadi mendekati 0V ketika power dihidupkan.
Tabel 7. Tegangan Output Power Supply Jenis ATX
Pin 1 Pin 2 Pin 3 Pin 4 Pin 5 Pin 6 Pin 7 Pin 8 Pin 9 Pin 10
3.3V 3.3V Gnd 5V Gnd 5V Gnd P_OK 5VSB 12V
Oran Oran Blk Red Blk Red Blk Gray Purp Yell
Oran Blue Blk Green Blk Blk Blk White Red Red
3.3V -12V Gnd P_ON Gnd Gnd Gnd -5V 5V 5V
Pin 11 Pin 12 Pin 13 Pin 14 Pin 15 Pin 16 Pin 17 Pin 18 Pin 19 Pin 20
3) Kemungkinan Kerusakan
Mati total (tidak ada tegangan keluaran pada semua pin)
Tegangan keluaran tidak stabil
Tegangan keluaran +12V lebih besar
Tegangan keluaran +12V drop
Tidak ada tegangan keluaran +5V
Tidak ada signal tegangan pada power good
4) Procedure dan troubleshooting
Cek keberadaan sumber tegangan dari jala-jala, jika tidak ada (berarti kerusakan ada pada sumber tegangan/mati perbaiki jala-jala/tunggu
hingga hidup), jika ada lakukan pengecekan berikutnya.
Cek kabel power dan konektor dengan memakai multimeter. Jika putus sambung/ganti dengan kabel yang masih baik, jika baik lakukan
pengecekan berikutnya.
Cek kipas apakah berputar, jika ya/tidak lakukan pengecekan berikutnya.
Cek semua pin tegangan keluaran DC pada konektor, jika normal dan kipas tidak berputar periksa kabel dan konektor kipas jika baik
ganti kipas, jika tidak ada tegangan keluaran lakukan pengecekan berikutnya.
Cek saklar on/off pada power supply. Jika rusak ganti dengan yang baik, jika baik ganti power supply yang baik atau lakukan pengecekan
berikutnya.
Cek soldiran, jalur, sambungan komponen, dan komponen elektronik (komponen aktif : Dioda, transistor atau SCR dan komponen pasip :
resistor, kapasitor, PTC, sekering). Jika ada yang rusak ganti dengan yang baik.
Jika tegangan tidak stabil kemungkinan kerusakan pada kondensator elektronik setelah dioda penyearah dari sumber 110/220V.
Jika Tegangan keluaran +12V naik/drop kemungkinan kerusakan pada kondensator elektrolit pada jalur ini atau IC regulator.
Jika Tegangan keluaran +5V tidak ada kemungkinan kerusakan pada dioda penyearah atau kondensator elektrolit pada jalur ini atau IC
regulator.
Signal power good tidak ada kemungkinan kerusakan ada pada rangkaian power good berupa kerusakan kondensator
elektrolit/diode/transistor/resistor.

Troubleshooting Keyboard

Keyboard
Beberapa model keyboard, yaitu :
· 83-Key PC Keyboard
· 84-Key AT Keyboard
· 84-Key Space-Saving Keyboard
· 101-Key Keyboard
· Other Keyboard Styles
Setiap tombol/kunci pada keyboard IBM dinyatakan dengan empat pengenal :
· Karakter yang diperlihatkan pada permukaan penutup kunci
· Kode karakter dari setiap karakter penutup kunci
· Kuncinya kode pembacaan
· Angka desimal tempat kunci
Kunci-kunci pada keyboard dapat terganggu atau tidak berfungsi karena :
· tersumbat kotoran
· per atau plat saklarnya lemah
· jalurnya putus
· rusaknya chip yang ada didalamnya
Untuk mengatasi hal tersebut, maka keyboard perlu dirawat dengan cara :
1) menghindari masuknya kotoran dan binatang ke keyboard
2) memberikan sirkulasi udara yang cukup pada keyboard
Jika terjadi gangguan, maka langkah-langkah yang harus dilakukan, yaitu:
1) melepas penutup kunci
2) membersihkan semua kotoran yang ada di dalamnya
3) memperbaiki per atau plat kunci yang terganggu
4) menutup kembali penutup kunci seperti semula
Troubleshooting Keyboard
Pengecekan secara umum fungsi keyboard adalah :
¬ Periksa saklar XT/AT (saklar harus pada posisi AT untuk sambungan ke sistem AT)
¬ Periksa kunci keyboard pada panel depan sistem apakah dalam kondisi terbuka
¬ Periksa sambungan dan kabel keyboard apakah tersambung baik dengan sistem board. Sambungan yang kurang baik akan
menimbulkan masalah.
¬ Periksa nyala LED pada keyboard selama power on apakah berkedip
Kemungkinan Kerusakan
1) Keyboard tidak beroperasi penuh
2) Beberapa kunci tidak berfungsi
3) Kunci rusak atau tertekan
4) Kerusakan interface keyboard
5) Kerusakan konektor keyboard
6) Kerusakan kabel keyboard
Procedure dan troubleshooting
1) Kerusakan keyboard pada Mikrokontroller keyboard, soldiran komponen pasif pada keyboard kering, jalur PCB pada keyboard putus.
Atau dapat juga disebabkan oleh rangkaian interface dalam unit sistem rusak. Untuk mengisolasi daerah kerusakan dengan mudah
dapat dilakukan dengan cara menyambungkan keyboard yang baik ke unit sistem, jika masalahnya hilang maka kerusakan pada
keyboard dan jika tidak maka kerusakan pada rangkaian interface di unit sistem.
2) Rangkaian logika pendekode baris atau kolom dalam keyboard atau jalur PCB putus atau soldiran kering atau kontak lepas. Masalah
ini dapat diselesaikan dengan mengganti keyboard yang baik.
3) Pir saklar putus atau tertekan. Untuk itu perlu diganti.
4) Chipset keyboard pada motherboard. Untuk ini ganti IC chipset (SMD IC) atau ganti motherboard yang baik.
5) Kerusakan akibat putus tertarik atau frekuensi penggunaan. Untuk itu ganti konektor keyboard.
6) Kabel keyboard putus dicek dengan memakai multimeter, kemudian disambung.
Pemakaian Software Diagnostik
Untuk pengetesan fungsi keyboard dapat memakai software checkit, QA plus, PC tools, dan Norton utilities. Fasilitas yang diberikan pada
software ini adalah pengecekan ditekan atau tidak tombol-tombol kunci keyboard.

Troubleshooting Floppy Disk Drive dan Hardisk

Troubleshooting Floppy Disk drive atau hard disk
Kemungkinan kerusakan
Kerusakan pada floppy disk drive
¬ Sistem menampilkan direktori disket yang tidak sesuai
J Sistem tidak dapat membaca dari semua drive
¬ salah sewaktu pembacaan disket yang ditulis pada PC yang lain
Kerusakan pada hard disk
¬ Sistem tidak dapat booting dari hard disk
[ Kinerja disk menurun
Prosedur diagnosa dan trouble shooting floppy disk drive
¬ Ketika sistem membaca disket dalam floppy drive yang pertama, informasi pada FAT dan root directory akan disalin ke memori.
Salinan ini akan disegarkan dengan isi pembacaan disket lain yang baru. Penggantian diskete mengakibatkan berubahnya baris
pengubah disk. Jika terjadi masalah jenis ini, cek setting jumper pada baris pengubah disk.
J Cek kabel data dan power (periksa nyala lampu LED pada drive)
J Head drive kotor (bersihkan head drive dengan pembersih head)
J Kemungkinan kerusakan pada rangkaian logic drive (coba ganti dengan drive lain)
J Kemungkinan kerusakan pada controller (coba ganti controller yang lain)
¬ Dikarenakan tidak sesuainya setelan drive atau format disk tidak sesuai. Coba baca disket yang lain.
Prosedur diagnosa dan trouble shooting hard disk
¬ Setting type drive pada CMOS tidak sesuai atau hilang (jalankan SETUP and autodetect type hard disk)
¬ Boot track corrupted (install ulang boot track dengan memakai perintah SYS)
[ BUFFERS pada CONFIG.SYS diset terlalu kecil (tambah/naikkan nilai BUFFERS dalam CONFIG.SYS)
[ Jalankan program SCANDISK untuk mengatur data dalam hard disk.
[ Interleave tidak sesuai (lakukan low-level format)
c. Rangkuman 5
1) Kerusakan pada disk drive dengan kode 6xx (601) atau pesan disk drive error pada proses POST.
2) Kerusakan pada hardisk dengan kode 17xx (1701) atau pesan hardisk error pada proses POST.
3) Kerusakan disk drive secara umum terletak pada head bagian atas atau board disk drive.
4) Kerusakan hardisk secara umum terletak pada bad track 0 atau board hardisk.
5) Langkah-langkah awal yang harus ditempuh dalam memperbaiki disk drive adalah membersihkan debu/kotoran pada head, dan
mengecek koneksi/sambungan ke motherboard.
6) Perbaikan disk drive dan hardisk pada PC dilakukan dengan cara mengganti disk drive dan hardisk yang baru bila kerusakan ada pada
bagian board, head, atau piringan.

Langkah – langkah POST (Power On Self Test)



Tes CPU: interupsi ditutup, pengetesan flag internal, dan pengetesan register internal
Test checksum ROM BIOS: pengetesan checksum ROM BIOS. Hasil checksum LSB harus nol.
Tes Timer 1: Timer 1 8253 diprogram pada operasi mode 2, pengecekan pada akses dasar pencacah, pengecekan pada pencacah.
Tes DMAC: pengetesan pada semua saluran register alamat dan register pencacah DMA, inisialisasi saluran 0 DMA, inisialisasi timer 1, memulai siklus memori refresh.
Tes 16 KB DRAM: pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH, 55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali.
Inisialisasi Interrupt controller: control word dikirim untuk inisialisasi mode interrupsi, pengesetan vector interupsi di memori.
Tes Interrupt controller: seting dan pengesetan ulang register interupsi, menempat-kan stack-stack kesalahan interupsi.
Inisialisasi Timer 0: timer 0 diinisialisasi pada operasi mode 3, cek timer 0.
Tes CRT controller: inisialisasi CRT controller, test RAM video, cek sebagian parity error, setup mode video melalui pembacaan konfigura-si, pengujian pewaktuan dan signal sinkronisasi gambar.
Tes DRAM di atas 16KB: pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH, 55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali, jika ada kesalahan akan ditampil-kan alamat kesalahan dan data di layar.
Tes Keyboard: cek keyboard dengan kondisi keyboard reset, cek penekanan kunci pada keyboard.
Tes Disk drive: cek semua card adapter disket dan disk drive yang terpasang, POST memanggil sistem operasi dari disk.
Top of Form



Pengenalan Pesan/Peringatan Kesalahan Saat Booting pada PC Melalui POST

POST (Power on Self-Test) yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik. POST dilakukan PC pada saat booting, jika PC mengalami suatu masalah maka akan dapat terdeteksi gejala kesalahannnya melalui POST, PC akan memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara yang dihasilkan melalui speaker atau tampilan visual di monitor. Selain itu pesan/peringatan kesalahan juga dapat dideteksi melalui kinerja dari PC, misalkan PC tidak hidup walaupun sumber listrik AC sudah terhubung dan tombol power sudah ditekan.


POST memungkinkan user dapat mendeteksi, mengisolasi, menentukan, dan menemukan kesalahan sehingga dapat memperbaiki penyimpangan atau kerusakan yang terjadi pada PC. Mekanisme POST disediakan oleh semua produk PC atau motherboarddan tersimpan di dalam ROM atau flash ROM BIOS. Secara umum proses dan prosedur yang dilakukan dalam POST pada semua produk motherboard sama. Terdapat beberapa perbedaan yang menjadikan ciri dari produk motherboard tertentu, tetapi pada dasarnya tetap sama.

1) Prosedur POST (Power on Self-Test)

POST dilakukan sesaat setelah komputer dihidupkan dan mulai booting, proses ini dilakukan oleh BIOS. Adapun urutan prosedur POST adalah sebagai berikut :

a) Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin power supply berputar.

b) Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja CPU oleh sinyal power good yang dihasilkan oleh power supply jika dalam kondisi baik pada saat dihidupkan, kemudian CPU mulai melaksanakan instruksi awal pada ROM BIOS dan selanjutnya.

c) Pengecekkan terhadap BIOS dan isinya. BIOS harus dapat dibaca. Instruksi awal ROM BIOS adalah jump (lompat) ke alamat program POST.

d) Pengecekkan terhadap CMOS, CMOS harus dapat bekerja dengan baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (seting hardware awal) pada RAM CMOS setup, sebagai data acuan untuk pengecekan.

e) Melakukan pengecekkan CPU, timer (pewaktuan), kendali memori akses langsung,memory bus dan memory module.

f) Memori sebesar 16 KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST.

g) Pengecekkan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read/write data. Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor.


Jika ada salah satu prosedur POST yang tidak berhasil dilewati maka PC akan menerima pesan/peringatan kesalahan dari POST. Pesan/peringatan kesalahan berupa kode beep yang dikeluarkan melalui speaker yang terhubung denganmotherboard atau tampilan di layar monitor sesuai dengan standar masing-masing motherboard.

2) Pesan/Peringatan Kesalahan POST (Power on Self-Test)

Pesan/peringatan kesalahan hasil POST berupa tampilan performance PC, visual di monitor dan beep dari speaker. Sesuai dengan urutan prosedur POST yang dilakukan oleh BIOS maka gejala-gejala permasalahan yang muncul adalah sebagai berikut:

Prosedur test POST yang telah dilakukan untuk memastikan bahwa unit power supply dan monitor bekerja dengan baik. Jika tahap ini dapat dilewati maka bios mulai meneruskan POST selanjutnya. Adapun hasil dari POST selanjutnya ditunjukkan dengan kode beep apabila ditemukan permasalahan. Bunyi kode beep yang ditunjukkan sesuai dengan BIOS yang digunakan.

Pesan Kesalahan Selama POST

a) Test 1 (Basic System Error),
sistem terhenti dengan tanpa tampilan
dan suara beep, walaupun kursor mungkin nampak.
b) Test 2 (Extended System Error), satu suara beep panjang diikuti dengan
satu suara beep pendek, dan eksekusi POST terhenti.
c) Test 3 (Display Error), satu suara beep panjang diikuti dengan dua suara
beep pendek, dan POST melanjutkan dengan test berikutnya.
d) Test 4 (Memory Error), ada tampilan angka yang menunjukkan kode
kesalahan.
e) Test 5 (Keyboard Error), ada tampilan angka yang menunjukkan kode
kesalahan.
f)
Test 6 (Drive Error), ada tampilan angka 601, 1780, atau 1781 yang
menunjukkan kode kesalahan.

Diagnostik - Indeks pesan, kode kesalahan, dan beep - NetVista 6269, 6578, 6579
Negara dan daerah-daerah yang berlaku

Dengan gejala-ke-FRU indeks daftar kesalahan gejala dan kemungkinan penyebab. Yang paling mungkin menyebabkan terdaftar pertama. Selalu dimulai dengan "Umum checkout" pada halaman 104. Lihat "PC IBM Enhanced Diagnostics kode kesalahan" di halaman 1 saat menjalankan diagnosa. Indeks ini juga dapat digunakan untuk membantu Anda memutuskan FRUs yang telah tersedia saat servis komputer. Jika Anda tidak dapat memperbaiki masalah dengan indeks ini, pergi ke "yg tak dpt ditentukan masalah" pada halaman 165.

CATATAN:

* Jika Anda memiliki pesan kesalahan dan audio respon yang salah, mendiagnosa pesan kesalahan pertama.
* Jika Anda tidak dapat menjalankan tes diagnostik atau anda mendapatkan diagnostik kode kesalahan ketika menjalankan ujian, namun tidak menerima pesan kesalahan POST, mendiagnosa POST pesan kesalahan yang pertama.
* Jika Anda tidak menerima pesan kesalahan, mencari keterangan dari gejala kesalahan pada bagian dari indeks ini.
* Periksa semua listrik tegangan sebelum anda mengganti board sistem. (Lihat "Power supply" pada halaman 108.)
* Check the hard disk drive peloncat pengaturan sebelum Anda mengganti hard disk drive. (Lihat "Hard disk drive peloncat pengaturan" pada halaman 126.)



PENTING:

1. Beberapa kesalahan yang ditunjukkan dengan serangkaian kode beep. (Lihat "Bunyi gejala" pada halaman 145.)
Jenis 6568/6569 komputer standar untuk datang tenang (tidak berbunyi dan tidak ada pemeriksaan dan memori count kode display) apabila tidak ada kesalahan yang terdeteksi oleh POST. Untuk mengaktifkan Bunyi dan memori count dan pemeriksaan menampilkan kode POST berhasil bila terjadi, lakukan hal berikut:
2.
* Aktifkan Power pada Status di setup. (Lihat "Setup Utility program" pada halaman 119.)

3. Prosesor yang terpisah dari sistem FRU papan; prosesor tidak disertakan dalam sistem papan FRU.

Bunyi gejala
Bunyi nada pendek adalah gejala atau rangkaian nada singkat dipisahkan oleh jeda (interval tanpa suara). Lihat contoh berikut.
Beep Deskripsi
1-2-X

* Satu beep
* J jeda (atau merusak)
* Dua beep
* J jeda (atau merusak)
* Setiap jumlah istirahat

4 Empat terus beep

Gunakan tabel berikut untuk mendiagnosa gejala berbunyi.
Bunyi gejala FRU / Aksi
1-1-3
CMOS baca-tulis kesalahan

Menjalankan Setup
Sistem Board
1-1-4
ROM BIOS memeriksa kesalahan Sistem Board
1-2-X
DMA error Sistem Board
1-3-X Memory Module
Sistem Board
1-4-4 Keyboard
Sistem Board
1-4-X
Kesalahan terdeteksi pertama dalam 64 KB RAM Memory Module
Sistem Board
2-1-1, 2-1-2 Jalankan Setup
Sistem Board
2-1-X
64 KB pertama gagal RAM Memori Module
Sistem Board
2-2-2 Video Adapter (jika terpasang)
Sistem Board
2-2-X
64 KB pertama gagal RAM Memori Module
Sistem Board
2-3-X Memory Module
Sistem Board
2-4-X Jalankan Setup
Modul memori
Sistem Board
3-1-X
DMA mendaftar gagal Sistem Board
3-2-4
Keyboard controller Sistem gagal Papan
Keyboard
3-3-4
Layar gagal inisialisasi Video Adapter (jika terpasang)
Sistem Papan Tampilan
3-4-1
Layar kembali tes terdeteksi kesalahan Video Adapter (jika terpasang)
Sistem Board
Tampilan
3-4-2
POSTING mencari video ROM Video Adapter (jika terpasang)
Sistem Board
4 Video Adapter (jika terpasang)
Sistem Board
Semua kode beep sequence Sistem Board
Satu panjang dan beep pendek selama satu POST. Base 640 KB memori kesalahan atau bayangan kesalahan Memory RAM Modul
Sistem Board
Beep satu panjang dan dua atau tiga kali beep pendek selama POST.
(Video kesalahan) Video Adapter (jika terpasang)
Sistem Board
Beep pendek selama tiga POST Lihat "Sistem papan memori" pada halaman 132
Sistem Board
Terus berbunyi Sistem Board
Mengulangi beep pendek Keyboard terjebak kunci?
Keyboard Cable
Sistem Board

Tidak ada gejala-beep

PENTING: Jenis 6568/6569 komputer standar untuk datang tenang (tidak berbunyi dan tidak ada pemeriksaan dan memori count kode display) apabila tidak ada kesalahan yang terdeteksi oleh POST. Untuk mengaktifkan Bunyi dan memori count dan pemeriksaan menampilkan kode POST berhasil bila terjadi, lakukan hal berikut:

* Aktifkan Power pada Status di setup. Lihat "Setup Utility program" pada halaman 119.


Gejala / Kesalahan FRU / Aksi
Tidak berbunyi selama POST tetapi komputer bekerja dengan baik. Sistem Board
Tidak berbunyi selama POST. Lihat "yg tak dpt ditentukan masalah" pada halaman 165
Sistem Board
Modul memori
Adapter atau apapun Device
Power Cord
Power Supply

POST error codes
Dalam hal-hal berikut indeks, X dapat mewakili setiap nomor.
POSTING Kesalahan Kode FRU / Aksi
000
SCSI Adapter tidak diaktifkan Verifikasi adaptor perangkat dan Bisnis Master di bidang diaktifkan PCI konfigurasi program. Lihat dokumentasi dikirimkan dengan komputer.
02X SCSI Adapter
08X
Memeriksa instalasi SCSI terminator. SCSI Cable
SCSI Terminator
SCSI Device
SCSI Adapter
101
System board interrupt kegagalan Sistem Board
102
Board sistem waktu kesalahan Sistem Board
106 Sistem Board
110
Board sistem kesalahan paritas memori Memory Module
Sistem Board
111
I / O error saluran paritas tempat Adapters
Apapun adaptor
Sistem Board
114
Adaptor ROM Memori kesalahan Adapter
Sistem Board
129
Internal cache tes kesalahan Processor
L2 Cache Memori
Badan sistem
151
Real-time clock kegagalan Sistem Board
161
Buruk CMOS baterai Jalankan Setup
Baterai CMOS Cadangan (lihat "Keamanan Informasi" pada halaman 199)
Papan sistem
162
Konfigurasi mismatch

1. Menjalankan Setup dan Konfigurasi memverifikasi
2. Memiliki perangkat telah ditambahkan, dihapus, diubah lokasi? Jika tidak, menduga bahwa perangkat.
3. Power-perangkat eksternal pertama, maka daya pada komputer
4. Baterai CMOS Cadangan (lihat "Keamanan Informasi" pada halaman 199) Sistem Board
5. Sistem Board

162
Dan tidak mampu menjalankan diagnosa disket Drive
Sistem Board
Disket Drive Cable
163
Jam tidak memperbarui atau waktu yang ditentukan tidak valid Waktu dan Tanggal Atur?
Baterai CMOS Cadangan (lihat "Keamanan Informasi" pada halaman 199)
Sistem Board
164
POST mendeteksi dasar memori diperluas atau memori ukuran mismatch kesalahan atau RIMM socket 3 adalah diisi dengan modul memori RIMM Jalankan Setup. Periksa Aktivitas Sistem menu untuk mengubah ukuran memori. (Lihat "Setup Utility program" pada halaman 119.)
Menjalankan Extended Memory Diagnostik tes
166
Periksa boot Blokir Sum Kesalahan Jalankan Flash Pemulihan menggunakan Boot Blokir. Lihat "Lampu kilat pemulihan peloncat blok boot" pada halaman 128.
Sistem Board
167
Microprocessor terpasang yang tidak didukung oleh sekarang POST / Jalankan Setup BIOS. Langkah untuk memeriksa tingkat BIOS tingkat diperlukan, maka lampu kilat melakukan update.
Prosesor
168
Peringatan kesalahan pada LAN Jalankan Setup. Memeriksa untuk memastikan bahwa Ethernet dan Alert pada LAN diaktifkan.
Sistem Board
17x, 18x C2 Keamanan
175 Jalankan konfigurasi. Lihat "Setup Utility program" pada halaman 119.
Sistem Board
176 Covers telah dihapus dari komputer
177
Rusak Password Administrator Sistem Board
178 Sistem Board
183 Masukkan sandi administrator
184
Tidak RFID Antenna

1. Pastikan Aset Perawatan dan Aset ID diaktifkan Konfigurasi / Setup
2. Antena RFID
3. Sistem Board

185
Mengatur urutan boot rusak dan konfigurasi ulang boot urutan
186 Sistem Board
187 Administrasi Hapus sandi
Sistem Board
189 Lebih dari tiga sandi upaya dilakukan untuk mengakses komputer
190
Chassis penggangguan detektor telah dihapus. Ini hanya informasi, tidak ada tindakan yang diperlukan. Jika kode ini tidak jelas: Sistem Board
1XX
Tidak tercantum di atas Sistem Board
201, 20x
Memori data kesalahan Jalankan Enhanced Diag. Uji memori
Modul memori
Sistem Board
Memori yang tidak didukung 225
229
Menguji kesalahan eksternal cache L2 Cache Memory
Sistem Board
262
POST mendeteksi dasar memori diperluas atau memori jenis kesalahan Jalankan Setup. Periksa Sistem Aktivitas menu memori. (Lihat "Setup Utility program" pada halaman 119.)
Menjalankan Extended Memory Diagnostik tes.
301 Keyboard
Keyboard Cable
Sistem Board
303
Dengan kesalahan Mouse 8603
Keyboard
Keyboard Cable
Sistem Board
303
Dengan tidak adanya kesalahan Keyboard 8603
Keyboard Cable
Sistem Board
3xx Tidak terdaftar di atas Keyboard
Keyboard Cable
Sistem Board
5XX Video Adapter (jika terpasang)
Sistem Board
601 disket Drive A
Disket Drive Cable
Sistem Board
602 Buruk disket?
Verifikasi disket dan mencoba
604
Dan mampu menjalankan diagnosa

1. Setup dan jalankan disket memverifikasi pengaturan konfigurasi
2. Disket Drive A / B
3. Disket Drive Cable
4. Sistem Board

605
POST tidak bisa membuka penguncian disket drive disket Drive
Disket Drive Cable
Dewan sistem
662 disket drive konfigurasi kesalahan atau salah ketik disket drive; menjalankan Setup Konfigurasi
Tidak terdaftar di atas 6XX disket Drive
Sistem Board
Eksternal Drive Adapter
Disket Drive Cable
Power Supply
762
Math coprocessor kesalahan konfigurasi Jalankan Setup
Prosesor
Sistem Board
7XX
Prosesor tidak tercantum di atas
Sistem Board
962
Paralel port kesalahan konfigurasi Jalankan Konfigurasi
Paralel Adapter (jika terpasang)
Sistem Board
9XX Printer
Sistem Board
1047 16-Bit SCSI Adapter AT Cepat
107X
Periksa SCSI terminator Periksa instalasi instalasi SCSI terminator
SCSI Cable
SCSI Terminator
SCSI Device
SCSI Adapter
1101
Konektor serial kesalahan, kemungkinan kegagalan sistem papan Jalankan Enhanced Diagnostics
1101, 1102, 1106, 1108, 1109 Sistem Board
Setiap Serial Device
1107 Kabel Komunikasi
Sistem Board
1102
Kartu pilihan masukan kesalahan Jalankan Enhanced Diagnostics
1103
Port gagal mendaftar memeriksa Jalankan Enhanced Diagnostics
Sistem Board
1106
Serial pilihan tidak dapat dimatikan Jalankan Enhanced Diagnostics
Sistem Board
1107 Serial Device Cable
Sistem Board
1110
Daftar tes gagal Jalankan Enhanced Diagnostics
Sistem Board
1116
Interrupt kesalahan Jalankan Enhanced Diagnostics
1117
Gagal baud rate Jalankan tes Enhanced Diagnostics
1162
Port serial kesalahan konfigurasi Jalankan Konfigurasi
Adapter serial (jika terpasang)
Sistem Board
11XX
Tidak tercantum di atas Sistem Board
1201 Sistem Board
Setiap Serial Device
1202, 1206, 1208, 1209, 12XX Dual Async Adapter / A
Sistem Board
Setiap Serial Device
1207 Kabel Komunikasi
Dual Async Adapter / A
13XX Game Adapter
1402
Printer tidak hanya siap Informasi
1403
Tidak ada kesalahan kertas, atau hanya mengganggu kegagalan Informasi
1404
Board sistem waktu kegagalan Jalankan Enhanced Diagnostics
1405
Adaptor paralel kesalahan Jalankan Enhanced Diagnostics
1406
Keberadaan uji kesalahan Jalankan Enhanced Diagnostics
14XX
Tidak terdaftar tersebut di atas. Periksa printer sebelum mengganti sistem papan Printer
Sistem Board
15XX SDLC Adapter
1692
Urutan boot kesalahan Jalankan fdisk untuk memastikan setidaknya satu partisi aktif diatur aktif
16XX 36/38 Workstation Adapter
1762
Hard disk drive Jalankan konfigurasi kesalahan konfigurasi (Lihat "Setup Utility program" di halaman 119)
1780 (Disk Drive 0)
1781 (Disk Drive 1)
1782 (Disk Drive 2)
1783 (Disk Drive 3) Lihat "Power supply" pada halaman 108
Hard Disk Drive
Sistem Board
Hard Disk Cable
Power Supply
180X, 188X
PCI kesalahan konfigurasi atau sumber daya

1. Setup dan jalankan memverifikasi PCI / ISA konfigurasi.
2. Jika perlu, tentukan ISA Adapters ke Tidak tersedia untuk membolehkan PCI Adapters untuk mengkonfigurasi dengan benar.
3. Menghapus setiap tersangka ISA Adapters.
4. Memutarkan lagi diagnosa.
5. PCI Adapter

1962
Kemungkinan kesalahan urutan boot hard disk drive masalah, lihat "Hard disk drive boot error" pada halaman 120
209X disket Drive
Disket Cable
20XX
Tidak tercantum di atas BSC Adapter
21XX SCSI Device
16-bit AT Cepat SCSU adaptor
Adaptor alternatif BSC
2401, 2402
Jika mengubah tampilan layar warna
2401, 2402
Jika layar warna yang OK Sistem Board
Tampilan
Tampilan 2409
2410 Sistem Board
Tampilan
2462
Video memori kesalahan konfigurasi Periksa sambungan kabel
Menjalankan Setup video dan verifikasi konfigurasi
Video Memory Modul
Adapter video (jika terpasang)
Sistem Board
3015, 3040
Periksa hilang atau wrap terminator steker pada adaptor Network Attached?
LF Translator
Masalah kabel
Jaringan PC Adapter
30XX PC Jaringan Adapter
LF Translator
USB Problem?
3115, 3140 Network Attached?
LF Translator
Jaringan alternatif PC Adapter
Masalah kabel
31XX alternatif PC Jaringan Adapter
LF Translator
Masalah kabel
36XX GPIB Adapter
38XX DAC Adapter
4611, 4630 Multiport / 2 Interface Board
Multiport / 2 Adapter
4612, 4613, 4640, 4641 Memori Modul Paket
Multiport / 2 Adapter
4650 Multiport / 2 Interface Cable
46XX
Tidak tercantum di atas Multiport / 2 Adapter
Multiport / 2 Interface Board
Modul memori
5600 Sistem Keuangan Controller Adapter
5962
Sebuah perangkat IDE (selain harddisk) Jalankan konfigurasi kesalahan konfigurasi
CD-ROM Drive
CD-ROM Adapter
Zip atau perangkat atapi
Sistem Board
62XX Kedai Loop Adapter 1.
Adapter Cable
63XX Kedai Loop Adapter 2.
Adapter Cable
Jaringan 64XX Adapter
71XX suara Adapter
74XX Video Adapter (jika terpasang)
76XX Halaman Printer Adapter
High Speed 78XX Adapter
79XX 3117 Adapter
80XX PCMCIA Adapter
84XX Ucapan Adapter
Ucapan Kontrol Assy.
8601, 8602 Menunjuk Device (Mouse)
Sistem Board
8603, 8604 Sistem Board
Menunjuk Device (Mouse)
86XX
Tidak tercantum di atas Mouse
Sistem Board
89XX PC Musik Adapter
MIDI Adapter Unit
91XX Optical Drive
Adaptor
96XX SCSI Adapter
Any SCSI Device
Sistem Board
10101, 10102, 10104, 10105, 10106, 10107, 10108, 10109, 10111, 10112, 10113, 10114, 10115, 10116 pelanggan memverifikasi Apakah benar sistem operasi perangkat driver dan operasional.
Modem
10103, 10110, 101171 Sistem Board
Data / Fax Modem
10117
Periksa tidak tercantum di atas sistem speaker
Periksa kabel PSTN
Daa eksternal (jika terpasang)
Modem
10118 Jalankan Diagnostics yang benar dan memastikan pengoperasian modem slot
Modem
10119 Diagnostics terdeteksi non-IBM modem
Modem
Periksa kabel PSTN 10120
Daa eksternal (bila terpasang)
Modem
10132, 10133, 10134, 10135, 10136, 10137, 10138, 10139, 10140, 10141, 10142, 10143, 10144, 10145, 10146, 10147, 10148, 10149, 10150, 10151, 10152 Modem
10153 Data / Fax Modem
Sistem Board
101XX
Tidak tercantum di atas Modem Adapter / A
Data / Fax Modem
Sistem Board
10450, 10451, 10490, 10491, 10492, 10499
Membaca / menulis kesalahan Jalankan Enhanced Diagnostics
Hard Disk Drive
Sistem Board
10452
Mencari kesalahan Jalankan tes Enhanced Diagnostics
10453
Salah ketik drive? Informasi hanya
10454
Sektor penyangga tes kesalahan Jalankan Enhanced Diagnostics
10455, 10456
Controller kesalahan Jalankan Enhanced Diagnostics
10459
Drive diagnostik perintah Informasi hanya kesalahan
10461
Format drive error Jalankan Enhanced Diagnostics
10462
Controller mencari kesalahan Jalankan Enhanced Diagnostics
10464
Hard Drive kesalahan membaca Jalankan Enhanced Diagnostics
10467
Drive tidak mencari kesalahan fatal Jalankan Enhanced Diagnostics
10468
Drive mencari kesalahan fatal Jalankan Enhanced Diagnostics
10469
Drive lunak kesalahan hitung melebihi Jalankan Enhanced Diagnostics
10470, 10471, 10472
Controller wrap kesalahan Jalankan Enhanced Diagnostics
10473
Merusak data. Rendahnya tingkat format mungkin diperlukan hanya Informasi
10.480 Hard Disk Drive (ESDI)
Drive Kabel
Sistem Board
10481
ESDI drive D mencari kesalahan Jalankan Enhanced Diagnostics
10482
Pilih drive pengakuan buruk Jalankan Enhanced Diagnostics
106X1 Periksa Konfigurasi
Ethernet Adapter
10.635 Power-off komputer, tunggu sepuluh detik kemudian daya pada komputer
Ethernet Adapter
10651, 10660 Periksa Kabel
Ethernet Adapter
106XX
Tidak tercantum di atas Ethernet Adapter
107XX 5,25 inci disket Drive Eksternal
5,25 inci disket Drive Adapter / A
109XX
Periksa kabel adaptor ActionMedia Adapter / A
Sistem Board
112XX
Adaptor ini tidak ada cache SCSI Adapter
Any SCSI Device
Sistem Board
119XX 3119 Adapter
121XX Modem Adapter
Setiap Serial Device
Sistem Board
136XX ISDN Primary Rate Adapter
Sistem Board
Sistem 137XX Board
141XX Realtime Interface Coprocessor Portmaster Adapter / A
143XX Jepang Tampilan Adapter
Sistem Board
14710, 14711 Sistem Board Video Adapter
Adaptor Video Memory
148XX Video Adapter
14901, 14902, 1491X, 14922 Video Adapter (jika terpasang)
Sistem Board
Display (semua jenis)
14932 Tampilan Eksternal
Video Adapter
161XX FaxConcentrator Adapter
164XX 120 MB Internal Tape Drive
Disket Cable
Sistem Board
16500 6157 Tape Attachment
Adaptor
16520, 16540 6157 streaming Tape Drive
Attachment 6157 Tape Adapter
166XX, 167XX Token Ring Adapter
Sistem Board
18001-18029 Wizard Adapter
Wizard Memory Adapter
18031-18039 Wizard Adapter Cable
185XXXX DBCS Jepang Tampilan Adapter / A
Sistem Board
20001-20003 foto Adapter / J-foto saya Adapter / A
Modul memori DRAM, VRAM
20.004 Memori Modul DRAM, VRAM
Adapter gambar / J-foto saya Adapter / A
20005-20010 foto Adapter / J-foto saya Adapter / A
Modul memori DRAM, VRAM
200XX
Tidak tercantum di atas gambar Adapter / A
Adapter gambar-I / A
Modul memori DRAM, VRAM
Sistem Board
20101-20103 Printer / Scanner Option
Gambar Adapter / A
Modul memori DRAM, VRAM
20.104 Memori Modul DRAM, VRAM
Printer / Scanner Option
Gambar Adapter / A
20105-20110 Printer / Scanner Option
Gambar Adapter / A
Modul memori DRAM, VRAM
Gambar Adapter / A Memori Uji ditunjukkan oleh kegagalan grafis dari adaptor Ganti modul memori (ditunjukkan dalam grafik)
206XX SCSI Adapter-2
Any SCSI Device
Sistem Board
208XX
Memastikan tidak ada duplikasi SCSI ID pengaturan pada bus yang sama. Any SCSI Device

210XXXX
Internal bus, ukuran unknown
210XXX1
Bus eksternal, ukuran unknown
SCSI Hard Disk Drive
SCSI Adapter atau Sistem Board
SCSI Cable
Switch SCSI ID (pada beberapa model)
Tape Drive amber LED tetap ada di Tape Drive
SCSI Cable (internal)
SCSI Adapter atau Sistem Board
Tape Drive hijau "dalam menggunakan" LED gagal datang pada Tape Drive
SCSI Adapter atau Sistem Board
SCSI Cable (internal)
SCSI Cable (eksternal)
Tape secara otomatis dari drive ejected Cassette Tape Drive
SCSI ID pada putaran beralih tidak cocok SCSI ID ditetapkan dalam konfigurasi. Verifikasi drive aktif dalam penutup diatur ke nol Rotary Switch Circuit Board
Papan sirkuit Cable
Tape Drive
Tape stick atau istirahat dalam berkendara. Verifikasi bahwa kaset yang digunakan memenuhi standar ANSI X3B5 Tape Cassette
212XX SCSI Printer
Kabel printer
213XX SCSI Processor
214XX Worm Drive
215XXXC, 215XXXD, 215XXXE, 215XXXU
Jika perangkat eksternal, dan kuasa-LED pada dinonaktifkan, periksa tegangan eksternal

1. CD-ROM Drive saya
2. CD-ROM Drive II
Ditingkatkan CD-ROM Drive II
Apapun CD-ROM Drive
3. SCSI Cable
4. SCSI Adapter atau Sistem Board

216XX Scanner
217XX
Jika perangkat eksternal, dan kuasa-LED pada dinonaktifkan, periksa tegangan eksternal
Rewritable Optical Drive
SCSI Adapter atau Sistem Board
SCSI Cable
218XX
Periksa multi tray atau jukebox CD Changer
219XX SCSI Komunikasi Device
24201Y0, 24210Y0
Pastikan wrap steker terpasang ISDN / 2 Adapter
ISDN / 2 Wrap Plug
ISDN / 2 Cable Komunikasi
273XX 1 Mbps Micro Channel
Inframerah LAN Adapter
27501, 27503, 27506, 27507 ServerGuard Adapter
Sistem Board
27509 Hapus Adapters berlebihan, jalankan program konfigurasi otomatis, maka retest.
27512 WMSELF.DGS diagnosa file yang hilang
WMSELF.DGS diagnosa file yang salah
27535 3V Lithium Baterai Cadangan
ServerGuard Adapter
27.554 Internal Temperatur di luar jangkauan
ServerGuard Adapter
27555, 27556 ServerGuard Adapter
Power Supply
27557 7.2V Utama NiCad Battery Pack
ServerGuard Adapter
27558, 27559, 27560, 27561 Modem PCMCIA Type II
ServerGuard Adapter
27562 Power Kontrol Eksternal tidak tersambung
Eksternal Power Control
ServerGuard Adapter
27563, 27564 Eksternal Power Control
ServerGuard Adapter
275XX Diagnostik Software Update
27.801-27.879 pribadi dikte Sistem
Adaptor
Badan sistem
27880-27889 Eksternal FRU (Speaker, Mikrofon)
999030X
Hard disk ulang Kemungkinan kegagalan hard disk drive masalah, lihat "Hard disk drive boot error" pada halaman 120

Miscellaneous pesan kesalahan
Pesan / gejala FRU / Aksi
Cadangan Baterai CMOS tidak akurat CMOS Baterai Cadangan (lihat "Keamanan Informasi" pada halaman 199)
Sistem Board
Mengubah warna Tampilan
Komputer tidak akan kuasa-off. Lihat "Power supply" pada halaman 108. Power Switch
Sistem Board
Komputer tidak akan RPL dari server

1. Memastikan bahwa jaringan di permulaan urutan pertama sebagai perangkat atau perangkat pertama setelah disket
2. Memastikan bahwa jaringan adaptor diaktifkan untuk RPL
3. Network adapter (Advise administrator jaringan baru alamat MAC)

Komputer tidak akan Wake On LAN

1. Memeriksa sinyal listrik dan kabel sambungan ke jaringan adaptor
2. Pastikan fitur Wake On LAN diaktifkan di Setup / Konfigurasi (lihat "Setup Utility program" di halaman 119)
3. Memastikan administrator jaringan yang benar menggunakan alamat MAC
4. Memastikan tidak mengganggu atau I / O alamat konflik
5. Network adapter (memberitahu administrator jaringan baru alamat MAC)

Komputer mati. Lihat "Power supply" pada halaman 108. Power Supply
Sistem Board
Disket drive di-gunakan lampu tetap aktif atau tidak terang saat berkendara aktif. Disket Drive
Sistem Board
Disket Drive Cable
Berkedip kursor dengan layar kosong lain. Sistem Board
Primer Hard Disk Drive
Hard Disk Drive Cable
Salah ukuran memori selama POST Jalankan Memori tes
Modul memori
Sistem Board
"Memasukkan disket" muncul dengan ikon yang dikenal-baik diagnosa pada disket 3,5 inci disket drive. Sistem Board
Disket Drive Cable
Jaringan Adapter
Intensitas atau warna bervariasi dari kiri ke kanan karakter dan bar warna Tampilan
Sistem Board
Tidak ada daya atau fan tidak berjalan Lihat "Power supply" pada halaman 108
Non-sistem disk atau disk error-jenis pesan yang dikenal-baik diagnostik disket. Disket Drive
Sistem Board
Disket Drive Cable
Menampilkan gejala lainnya tidak tercantum di atas (termasuk layar kosong atau tdk) Lihat "Tampilan" pada halaman 109
Sistem Board
Tampilan
Power-indikator atau pada hard disk drive di-gunakan cahaya tidak aktif, tetapi komputer bekerja dengan baik Power Supply
Sistem Board
LED Kabel
Lihat masalah printer "printer" pada halaman 107
Program load dari hard disk yang dikenal-baik diagnosa pada disket 3,5 inci disket drive Jalankan Setup
Disket Drive
Disket Drive Cable
Sistem Board
Power Supply
RPL komputer tidak dapat mengakses program dari hard disk sendiri.

1. Jika administrator jaringan yang menggunakan LCCM Hybrid RPL, periksa startup urutan:
1. Pertama perangkat - jaringan
2. Kedua perangkat - harddisk
2. Harddisk berkendara

RPL tidak RPL komputer dari server

1. Periksa startup urutan
2. Memeriksa status jaringan adaptor LED

Serial atau paralel port perangkat kegagalan (board sistem port) External Device Cukup Uji OK?
Eksternal Device
Kabel
Sistem Board
Serial atau paralel port perangkat kegagalan (adaptor port) External Device Cukup Uji OK?
Eksternal Device
Kabel
Alternatif Adapter
Sistem Board
Beberapa atau semua tombol di keyboard tidak berfungsi Keyboard
Keyboard Cable
Sistem Board

Bunyi BEEP Error saat booting PC
Pada Waktu komputer dihidupkan dan mulai booting, maka PC atau komputer akan melakukan tes power pada dirinya yg disebut dengan Power On Self Test, proses ini dilakukan oleh BIOS. Adapun urutan prosedur POST adalah sebagai berikut : Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin power supply berputar. Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja CPU oleh sinyal power good yang dihasilkan oleh power supply jika dalam kondisi baik pada saat dihidupkan, kemudian CPU mulai melaksanakan instruksi awal pada ROM BIOS dan selanjutnya.
* Pengecekkan terhadap BIOS dan isinya. BIOS harus dapat dibaca. Instruksi awal ROM BIOS adalah jump (lompat) ke alamat program POST.
* Pengecekan terhadap CMOS, CMOS harus dapat bekerja dengan baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (seting hardware awal) pada RAM CMOS setup, sebagai data acuan untuk pengecekan.
* Melakukan pengecekkan CPU, timer (pewaktuan), kendali memori akses langsung, memory bus dan memory module.
* Memori sebesar 16 KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST.
* Pengecekkan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read/write data. Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor.
Jika ada salah satu prosedur POST yang tidak berhasil dilewati maka PC akan menerima pesan eror atau kesalahan dari POST. Pesan / peringatan kesalahan berupa kode beep yang dikeluarkan melalui speaker yang terhubung dengan motherboard atau tampilan di layar monitor sesuai dengan standar masing-masing motherboard. Pesan kesalahan atau Error saat booting pada proses POST (Power on Self-Test) Pesan kesalahan hasil POST berupa tampilan performance PC, visual di monitor dan beep dari speaker. Sesuai dengan urutan prosedur POST yang dilakukan oleh BIOS maka gejala-gejala permasalahan yang muncul adalah sebagai berikut:
No      Gejala                                                                            Diagnosa Pesan/Peringatan Kesalahan
1       CPU dan Monitor mati, tidak ada beep             1. Instalasi fisik ke tegangan listrik AC 110/220V 2. Power supply
2      CPU hidup, Monitor Mati, Tidak ada beep       1. Instalasi kabel data dari VGA card ke Monitor
2. Monitor
3      CPU hidup, Monitor Mati, ada beep
Disesuaikan dengan beep Prosedur test POST yang telah dilakukan untuk memastikan            bahwa   unit power supply dan monitor bekerja dengan baik. Jika tahap ini dapat dilewati maka bios mulai meneruskan POST selanjutnya. Adapun hasil dari POST selanjutnya ditunjukkan dengan kode beep apabila ditemukan permasalahan. Bunyi kode beep yang ditunjukkan sesuai dengan BIOS yang digunakan.
Kode Beep AWARD BIOS 
No          Gejala                                                                                           Diagnosa Pesan/Peringatan Kesalahan
1              1 beep pendek                                                                          PC dalam keadaan baik
2              1 beep panjang                                                                        Problem di memori
3              1 beep panjang 2 beep pendek                                         Kerusakan di modul DRAM parity
4              1 beep panjang 3 beep pendek                                         Kerusakan di bagian VGA.
5                 Beep terus menerus                                                           Kerusakan di modul memori atau memori video
Kode Beep AMI BIOS
No                Gejala                                                                                     Diagnosa Pesan/Peringatan Kesalahan
1                   1 beep pendek                                                                     DRAM gagal merefresh
2                   2 beep pendek                                                                     Sirkuit gagal mengecek        keseimbangan  DRAMParity (sistemmemori)
3                    3 beep pendek                                                                    BIOS gagal mengakses memori 64KB pertama.
4                    4 beep pendek                                                                    Timer pada sistem gagal bekerja
5                     5 beep pendek                                                                   Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
6                     6 beep pendek                                                            Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
7                     7 beep pendek                                                                  Video Mode error
8                      8 beep pendek                                                                  Tes memori VGA gagal
9                      9 beep pendek                                                                   Checksum error ROM BIOS bermasalah
10                  10 beep pendek                                                                 CMOS shutdown read/write mengalami errror
11                   11 beep pendek                                                                 Chache memori error
12                   1 beep panjang 3 beep pendek                                   Conventional/Extended memori rusak
13                   1 beep panjang 8 beep pendek                                   Tes tampilan gambar gagal
Kode Beep IBM BIOS
No                   Gejala                                                                                    Diagnosa Pesan/Peringatan Kesalahan
1                       Tidak ada beep                                                                  Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
2                       1 beep pendek                                                                  Normal POST dan PC dalam keadaan baik
3                       beep terus menerus                                                       Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
4                       Beep pendek berulang-ulang                                     Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
5                      1 beep panjang 1 beep pendek                                   Masalah Motherboard
6                      1 beep panjang 2 beep pendek                                  Masalah bagian VGA Card (mono)
7                      1 beep panjang 3 beep pendek                                  Masalah bagian VGA Ccard (EGA).
8                      3 beep panjang                                                                 Keyboard error
9                      1 beep, blank monitor                                                   VGA card sirkuit
Pada PC tertentu menggunakan tone yang pada prinsipnya sama dengan beep untuk memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara. Selain beep biasanya pada kondisi tertentu dapat dilihat juga pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk text yang ditampilkan pada layar monitor. Text tertulis merupakan bagian dari POST yang dapat dilaksanakan apabila VGA card dan monitor dalam keadaan baikdan terinstalasi dengan benar. User dapat langsung mengetahui masalah yang ada dengan membaca text peringatan. Misalnya yaitu: Keyboard error untuk masalah pada keyboard CMOS error cmos battery error atau ada masalah pada setting peripheral HDD not Install harddisk tidak terpasang Secara umum pesan/peringatan kesalahan yang ditampilkan mudah untuk difahami oleh user.



semoga bermanfaat :-D    
bila ada saran atau masalah silakan comment dengan bijak..




Tidak ada komentar:

Posting Komentar